Rabu, April 17, 2024
Berita

Netizen Geram, Serbu Instagram Tersangka Kasus Bullying Remaja Putri di Batam

Berita, Humasbatam.com – Sebagai respons terhadap insiden perundungan yang menimpa seorang remaja putri di Batam, Provinsi Kepulauan Riau dan menjadi topik hangat di internet, profil Instagram salah satu individu yang diduga sebagai pelaku mendapat serangan dari warganet.

Setelah informasi mengenai identitas dan foto salah satu dugaan pelaku tersebar di platform Twitter, warganet bergegas menyerang akun Instagram orang tersebut.

Kolom komentar pada akun tersebut dipenuhi dengan kata-kata kasar dan makian dari warganet yang marah atas tindakan yang diduga dilakukan oleh orang tersebut.

Kejadian perundungan yang terekam dalam sebuah video tersebar luas setelah diunggah oleh akun Twitter @DioR3born pada tanggal 2 Maret 2024, di mana terdengar seorang korban menyebut nama “Airin” saat berada dalam situasi yang menekan.

Korban tersebut tampak terpojok dan mengalami kekerasan berulang kali dari sekelompok remaja putri, sambil berkata, “Eh Airin aku nggak ikut campur ya,” dalam kondisi tertekan.

Akibatnya, warganet berhasil menemukan dan menyerbu akun Instagram yang diduga milik pelaku, @iniairinlohh, yang hanya memiliki enam postingan namun telah mendapat ribuan komentar, mencapai 58 ribu orang yang ingin mengungkapkan pendapat mereka.

Dalam postingan terakhir dari akun tersebut yang dibuat pada tanggal 31 Oktober 2023, Airin dibanjiri dengan komentar negatif dari warganet.

Sejumlah komentar yang muncul adalah, “Oalah, boleh sharelock dek? Mau di hantam gaya apa dek? Cantik enggak sok keras kali ya,” dari akun @bab*********, dan “Minimal udah tahu ya gede bakal jadi apa, baru itu bisa nginjek2 orang dek,” oleh @gru******, serta “Jumpa di jalan aku tekel kau pakai sepatu dokmart kau ya!” yang ditulis oleh @zul*******.

Menindaklanjuti kejadian viral tersebut, kepolisian sudah mengambil tindakan dan mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi perundungan tersebut.

Ahrie Sonta, Sekretaris Pribadi Kapolri, membagikan foto dari empat individu yang diduga pelaku yang telah diamankan di Polsek Lubuk Baja dan Polres Barelang untuk menjalani pemeriksaan.

Ahrie Sonta mengkonfirmasi bahwa mereka telah ditahan dan sedang dalam proses penyelidikan di Polsek Lubuk Baja dan Polres Barelang.