Menkopolhukam Buka Gelar TTG Nasional XIV di Batam

BATAM –  Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto membuka secara resmi Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XIV di Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau. Kamis (11/10). Dalam kegiatan yang berlangsung dari 10 sampai 14 Oktober 2012 ini menampilkan pameran hasil kreasi anak bangsa berupa teknologi tepat guna yang terdiri dari 375 stand.

Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementrian Dalam Negeri, Tarmizi A Karim mengatakan upaya pemberdayaan masyarakat salah satunya melalui peningkatan akses masyarakat untuk memperoleh teknologi tepat guna. Menurutnya, TTG IXIV yang digelar di Batam merupakan langkah strategis dalam menyebarluaskan informasi berbagai alat-alat TTG kepada seluruh masyarakat.

“Teknologi Tepat Guna merupakan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan masyarakat, tidak merusak lingkungan, dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup. Teknolgi tersebut bersifat murah dan mudah serta memiliki nilai guna atau manfaat yang tinggi bagi masyarakat.,” katanya.

Djoko menuturkan, manfaat gelar TTG yang digelar ini antara lain sebagai forum untuk menggali gagasan dan pemikiran dalam meningkatkan program dan kegiatan yang berkaitan dengan Teknologi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di masa datang. Kedua, menjadi tolak ukur kemajuan TTG yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat. Ketiga, menjadi sarana tukar menukar informasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, perguruan tinggi dan stake holder lainnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “ Teknologi Tepat Guna (TTG) bertujuan untuk menerapkan konsep-konsep manajemen modern ke dalam praktek (dunia nyata dan perilaku masyarakat) dalam upaya optimalisasi hasil produksi/ pendapatannya,” jelasnya.

Menurut Djoko, rangkaian kegiatan TTG ini terdiri dari beberapakegiatan diantaranya pameran dan gelar TTG, lokakarya dan Rakernis
peneliti, widya wisata teknologi sebagai aplikasi TTG di laboratorium teknologi Balai budidaya ikan Batam, pameran UKM serta penilaian stand TTG unggulan.  “Penilaian TTG unggulan bertujuan untuk membangun motivasi, kreativitas dan meningkatkan daya saing daerah dalam rangka pemberdayaan masyarakat,” paparnya.

Djoko menuturkan, sesuai arahan presiden, mengharapkan Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait memberi dukungan terhadap penemuan TTG serta menindaklanjuti pengembangannya. “Ajang TTG juga memberi peluang usaha dan promosi produk unggulan yang dikelola masyarakat ekonomi kecil dan menengah untuk meningkatkan kemendirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” aku Djoko.

Dalam acara tersebut, diberikan penghargaan bagi yang berprestasi dalam pengembangan teknologi tepat guna diantaranya pada remaja berprestasi di ajang international exhibition for young inventors, sertifikasi paten BPPT bagi peneliti, penghargaan pada Pos Pelayananan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) berprestasi serta penyerahan bantuan alat TTG pengering ikan berbasis surya oleh Menkopolhukam.

Kegiatan secara resmi dibuka dengan penekanan sirine oleh Menkopolhukam, Djoko Suyanto, Menteri Dalam Negeri (mendagri) Gamawan Fauzi, Menteri Humum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Amir Syamsuddin, Gubernur Kepri Muhammad Sani, Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi serta Walikota Batam Ahmad Dahlan.

Dalam kegiatan TTG XIV, Kepri menampilkan hasil karya anak-anak daerah kepada seluruh peserta dan tamu TTG yang datang dari luar Kepri. Beberapa teknologi itu seperti pengering ikan berbasis tenaga surya. Keunggulan produk ini adalah dapat mengeringkan ikan dengan menggunakan tenaga surya. Teknologi ini sangat ramah lingkungan dan dibuat adik-adik kita di fakultas Teknik Umrah.

Tidak hanya itu, Kepri pun akan memamerkan hasil karya putra-putri dari kabupaten Karimun berupa penggorengan kerupuk secara otomatis. Kelebihan alat ini adalah daya tampungannya lebih besar dan proses penggorengan lebih cepat. Sementara itu, BPMD Kepri sendiri akan menampilkan pula alat kesehatan berupa asap cair. Alat tersebut dibuat dari tempurung yang diolah menjadi arang dan asap cair. Alat ini digunakan untuk menunjang pemulihan kesehatan. Pemko Batam melalui dinas PMPKUKM Kota Batam menampilkan karya siswa smk Batam diantaranya Dispenser otomatis dengan suara, alat penyuling minyak jelantah, jamban sehat bagi warga pesisir serta alat pembengkok pipa. selain itu ikut berpartisipasi 12 pelaku UKM dalam TTG tingkat nasional Seperti biasanya pelaku UKM ini adalah bidang usaha kecil menengah di bidang makanan, minuman dan kerajinan tangan. Stan Kota Batam tergabung bersama stan Kepulauan Riau (Kepri) ini akan mampu menarik perhatian pengunjung dan pemerintah pusat. Stan dilengkapi dengan ornamen-ornamen Melayu sebagai budaya lokal di Kepri. (humascrew_ev)

Leave a Reply

Galeri Foto

Log in -