Kompetisi PSSI Batam Secara Resmi Berakhir

PS Putera Panataran Keluar Sebagai Juara

BATAM -  Junjung sportivitas majukan olahraga Batam, demikian Walikota Batam sekaligus Ketua Umum PSSI Batam Ahmad Dahlan mengawali sambutannya dalam rangka menutup Kompetisi PSSI Batam 2009/2010, Minggu (21/2) di Stadion Tumenggung Abdul Jamal, Muka Kuning. Dahlan menambahkan kompetisi sudah berakhir, semoga sepak bola di Batam terus maju. Tak lupa pula Dahlan mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah memberikan prestasi yang terbaik untuk memajukan olahraga di Batam, khususnya sepakbola. Hendaknya masyarakat bangga telah memiliki lapangan yang dapat digunakan sebagai sarana menggali potensi olahraga.
Dalam kesempatan tersebut Dahlan mengatakan bahwa tahun ini Batam menjadi tuan rumah pekan olah raga tingkat propinsi, dan sebagai tuan rumah Batam dapat menjadi juara satu di cabang sepak bola. Dahlan memberikan apresiasi tinggi kepada panitia yang telah memberikan sumbangan pikiran, tenaga dan biaya dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut. Kompetisi sepak bola tersebut ditutup dengan ucapan Alhamdulilah dan mengakhiri dengan kata “majulah olahraga majulah Batam” tegas Dahlan.

PS Putera Panataran berhasil memenangkan kompetisi tersebut pada Divisi Utama dengan mengalahkan PS Nippon Steel dengan skore 1-0 yang dicetak Yunanto pada menit 13 pertandingan berjalan. Dibabak berikutnya, kedua tim saling menyerang. Nippon Steel juara tahun 2008, berusaha terus mengadakan penyerangan namun akhirnya gagal karena dapat dipatahkan lawan.

Sementara Ketua Pelaksana H. Marzuki melaporkan bahwa kompetisi tersebut telah berlangsung selama tiga bulan, dimana Divisi Utama yang dimulai tanggal 28 November 2009 dan berakhir pada 21 Februari 2010, dengan 28  pertandingan. Pelaksanaan Divisi I berawal 28 November 2009 dan berakhir 17 Januari 2010 dengan 26 kali pertandingan. Untuk Divisi II berawal 28 November 2009 dan berakhir 16 Januari 2010 dengan 26 pertandingan.

Penutupan yang dilakukan Dahlan dilanjutkan dengan penyerahan piala dan uang pembinaan pada para pemenang dari masing-masing divisi. Uang pembinaan untuk Divisi I dan II berturutan dari juara satu, 10 juta, 5 juta dan juara tiga 3 juta rupiah. Sedangkan untuk Divisi Utama panitia memberikan uang pembinaan sebesar 15 juta, 8 juta dan juara tiga 5 juta rupiah. Panitia juga memberikan tropy serta uang pembinaan sebesar satu juta rupiah kepada pemain terbaik dan top scorer. Yunanto dari PS Putera Panataran mendapat predikat top scorer dengan mencetak tujuh gol.

Adapun juara kedua Divisi Utama ditempati Batamindo, juara ketiga PS Nippon Stell yang dikalahkan oleh PS Putera Panataran. Sementara Divisi satu diraih Mc Dermott FC dan juara kedua diperoleh Ongis. Sedangkan juara ketiga ditiadakan karena peserta di Divisi satu hanya diikuti 4 tim. Untuk Divisi Dua dari juara satu berurutan PS Drydock, PS Bengkong dan PS Spektra.

Turut hadir Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bahrum, Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Jefridin, Ketua PSSI Provinsi Kepri Endi Maulidi, Mewakili Gubernur Kepri Zulkifli, Wakil KONI Kota Batam Amri, Anggota DPRD Kepri yang juga Wakil Ketua I PSSI Kota Batam Abdul Aziz, Anggota DPRD Kota Batam M Yunus dan M Yunus Muda, Kepala Bagian Protokol Aspawi.

(humas_crew/nn)

Leave a Reply

Galeri Foto

Log in -